Kasus Manohara

Siapa ya di Indonesia yang gak tau Manohara?

Oke, kasusnya pertama mencuat kira-kira 2 bulan yang lalu dan langsung membuat heboh tanah air. Masuk berbagai infotainment, berita, dan koran-koran nasional negri kita. Selama 2 bulan ini namanya dan foto-fotonya dan terutama MAMAnya sering sekali masuk infotainment. Ketika akhirnya berita sedikit reda (karena tidak ada perkembangan apa-apa), sekali lagi masyarakat Indonesia dibuat kaget dengan pelarian dramatis dari Putri Kelantan ini. Kronologis bagaimana dia lari dari Singapura, bagaimana perlakuan suaminya, aku sudah hapal di luar kepala. Bayangkan coba, sejak kemarin, paling tidak 2 jam sekali dia muncul di televisi. Hari ini di Trans TV saja, Mano jadi bintang tamu di INSERT siang jam 11, berita siang jam 12 pun memberitakan Mano, lalu setelah itu jadi bintang tamu di D’Show. Gak tahu deh stasiun yang lain, aku rasa semuanya sama berlomba-lomba menampilkan dia. Cukuplah abis itu aku matikan TV nya. Bosen banged bok, masak tayangannya sama dimana-mana. Bahkan tayangan pernikahan Titi Kamal dan Christian Sugiono pun ‘tersingkir’ dengan sukses oleh pemberitaan Mano. Capres pun dimintai pendapat soal kasus Manohara. Hmh lucu sih, tadi aku dengar pendapat Capres Prabowo soal Mano, katanya pemerintah kurang perhatian sama WNI yang di luar dan blah blah blah (whatever he says, musim pemilu gini emang musimnya ngritik lawan politik. Coba dia yang jadi pemerintah, pasti jawabannya lain: oh kita sudah berusaha maksimal blah blah blah. Politics :) ). Dan paling gawat lagi, barusan aku lihat dia jadi bintang tamu di Bukan Empat Mata. DOH! Saatnya daku setel TV Kabel nih, takut ntar malem mimpipun ketemu Mano.

Yang paling menarik sih tayangan INSERT jam 11 siang. Echa dan Indra jadi host dan menerima SMS-SMS dari pemirsa untuk ditanyakan langsung ke Mano. Pertanyaan yang diajukan Indra dan Echa yang simpel dan lebih ke arah keseharian Mano, hobinya apa, belanja dimana, dll. Ada yang lucu, salah satu SMS itu bunyinya:

“Mbak Mano, mau komen aja. Tasnya mbak bagus-bagusss!” *gubragggg

SMS lain: “Kalo bole tau, Mano punya tas Hermes berapa?” *gubraggggg lagi. Kok tau aja yah kalo tas nya merk Hermes.. Bener-bener jeli deh pemirsa.

Mano: (ngitung-ngitung gak abis-abis akhirnya…)  “Kayanya enam deh.”

SMS trakhir: “Is that Christian Louboutin?”

Mano: (nglirik ke sepatunya) “Hahaha yess..”

Sampe presenter Indra geleng-geleng pala liat SMS-SMS dari pemirsa INSERT yang pada melek fashion ini..

Aku simpati dan senang waktu Mano diberitakan kembali ke Indonesia. Tapi melihat segenap tayangan TV yang menjadikan Mano bintang tamu dimana-mana (smoga besok dia gak masuk Missing Lyrics aje!) telah merusak kesenanganku menonton TV. Gimana gak, klo semuanya tayangan orang yang sama, cerita yang sama, beuhhh BOSANN!

Pesan saya buat Mano, sekali-kali break dong dari TV.. sopink kek, visum kek (btw ini yang paling penting yang belom dilakuin), biar pemirsa ada tayangan laen gitu loh. Dan all the best for your future🙂

2 thoughts on “Kasus Manohara

  1. Mungkin lagi klop! TV dapat cerita/gosip hot, Manohara dapat publisitas. Namun siapa yang paling diuntungkan? Dan nantinya siapa yang bakal paling merugi?

    Mano…bijaksanalah kalau mau main-main dengan media massa!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s