Pendidikan Gratis: harus bisa atau masih mimpi?

Kita semua pasti pernah nonton iklan Pendidikan Gratis di tipi-tipi kan? Yang ada Cut Mini naek angkot dan bilang “Biar bapaknya sopir angkot, anaknya bisa jadi pilot!” Dan di iklan laen, seorang anak dengerin radio dan tiba-tiba radio bicara: “Merdeka, mulai 2009 pendidikan GRATISSSS!” lalu anak dan bapak ibunya menangis terharu. Kedua iklan tersebut diakhiri slogan: “Pendidikan gratis? Harus bisa!” dan dikeluarkan oleh Depdikbud.

Sejak pertama nonton iklan tersebut, batinku berkata:
Masak bisa gratis sih? Kalo sekarang skolah udah gratis kan mestinya dibilang “Eh rakyat tercinta, sekarang kalo daptar sekolah.. daptar aja, gratiss tisss!” Tapi iklan ini kok bilang ‘HARUS bisa!’ Knapa pake embel-embel ‘harus’ yang seakan-akan sekarang belom bisa tapi nantinya harus bisa? 

Lalu beberapa hari lalu, para orangtua protes saat mendaftarkan anaknya di sekolah negeri. Karena ternyata tidak benar-benar gratis, tetapi harus membayar uang gedung. Yang daku sesalkan adalah tanggapan dari si menteri pendidikan saat ditanya soal pendidikan gratis ini. Beliau bilang: “.. maksudnya gratis itu kan gratis menurut pemerintah, bukan menurut rakyat. La kalo menurut rakyat ya maunya dikasi makan gratis sekalian..”

O o o mungkin emang bener masyarakat kita menuntut banyak dari statement sekolah gratis itu tadi. Tapi kenapa gak sekalian dijelaskan waktu iklan: uang sekolah gratis, cuma uang gedung + seragam + buku tidak gratis. Lha kan jelas dan tentunya rakyat kita tidak berekspektasi yang berlebihan.

Tentunya daku berharap sekolah gratis ini benar-benar bisa diwujudkan dan sosialisasi ke masyarakat lebih jelas (mana yang gratis & mana yang tidak).

One thought on “Pendidikan Gratis: harus bisa atau masih mimpi?

  1. Salam kenal…:-D pendidikan gratis seharusnya sudah dapat kita nikmati jika pemerintah teguh menjalankan UUD ’45, namun realita hanya sebatas wacana saja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s