Kontrasepsi: a Novel by Erni Martini

KontrasepsiSi Lajang iri dengan temannya yang baru saja dilamar pacar dan mau menikah. Yang-Mau-Menikah ragu-ragu dan sebenernya ga kepingin menikah karena.. takut punya anak! Yang-Punya-Anak walo sangat enjoy dengan suami dan dua anaknya, diem-diem menyimpan iri juga sama temen lajangnya yang bebas kemana-mana dan ga teriket di rumah ngurus anak 24/7.

Familiar bukan? Begitulah inti cerita novel ini. Dan mereka semua berujung dengan mencari kontrasepsi yang tepat. Satu hal menggelitik yang dihidangkan di novel ini:

Saat suami istri sepakat untuk menunda punya anak lagi (sudah punya satu ato dua), si istri kelabakan cari kontrasepsi yang cocok. Nah saat ‘berhubungan’, dua pihak sama-sama suka. Saat punya anak, dua pihak sama-sama bertanggungjawab. Saat pake kontrasepsi, pria tidak terlalu ambil pusing sedangkan wanita ketar-ketir takut klo kebobolan lah, jadi gemuk lah, ga cocok dan pendarahan lah.. Yah banyak resiko yang ditanggung wanita.

Overall, buku ini ringan dan menarik. Para ibu rumah tangga (dan bukan) bisa geli-geli sendiri membaca kebenaran kasus-kasus pernikahan. Plus, memberi info jenis-jenis kontrasepsi dari yang paling meragukan sampe yang paling manteb. Cocok dibaca bwat orang yang sedang pilih-pilih kontrasepsi😛

6 thoughts on “Kontrasepsi: a Novel by Erni Martini

  1. Hi stefanie:)
    Salam kenal yach, satu kesamaan kita bahwa kita ibu rumah tangga yang gemar membaca lalu ingin menulis…sebuah aktifitas yang luar biasa dibanding pekerja kantoran (ini menurut saya pribadi loh, setelah hampir 10 tahun jadi orang kantoran. yang sok capek, sok sibuk karena kerja 5 hari dalam satu minggu dan wajib bangun pagi lalu mandi dan make up…ternyata dibanding ibu rumah tangga…fiuuuuh, ibu rumah tangga itu 24 jam aktifitasnya bo:( )
    Okay, lepas dari curhat colongan diatas, thanks yach sudah mencomot novel saya dari rak buku di toko, membawanya pulang dalam kehangatan dan membacanya lalu memberi comen yang cantik dan manis.
    terima kasih Stef, semoga ketika si baby terlahir kedunia anda tidak sok repot seperti Keira..:D dan sudah bisa menentukan kontrasepsi yang pas dan adil

    • Wah tersanjung aku dikomentarin sama penulis bukunya langsung hoehehehe
      Sering-sering terbitin novel baru yg bagus ya Eni, biar bisa diulas lagi disini ntar hehehe😛
      Iya bener. Dulu aku pikir ibu rumah tangga tuh kerjanya sante-sante di rumah ngurus anak. eh setelah jadi FTM, booo bener2 ga ada istirahatnya.. paling 1-2 jam dan penuh interupsi.. (anak nangis, nyusuin, dll) hahaha tp ya enjoy aja lah.. klo dipikir2 masa dia jadi baby kan cuman bentar.. Klo dah gede mana mau dia digendong2 dicium2 diuyel2 ama mama nya huehehe

      Soal kontrasepsi – hm masa si 2 dari 3 org yg pake ‘karet’ bisa kebobolan? serem juga nich heoehoe

  2. aku juga tersanjung kok:)
    iya,aku tahunya dari temen2 yg vakai alat kontrasevsi kdm itu…kasian juga krn mereka blm siav,sdh vake kdm,tahu2 hamil…aku sih vernah tanya dokter,katanya ada kmungkinan bocor/cara vakai yg kurang tevat,begitu.u/novel2 berikutnya kukbri ya (oya,gabung difesbuk yuk,akun q sama kayak email)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s