Klaim Asuransi Jasa Raharja

Beberapa hari yang lalu, pembantu rumah tangga ku kecelakaan, satu laki satu perempuan. Mereka boncengan naek motor pergi ke pasar, untuk keperluan mereka sendiri. Baru berangkat 10 menit, sala satu pembantuku yang laen dikabarin kalo mereka kecelakaan dan dibawa ke RSUP K****di.

Aku pergi kesana juga di UGD. Yang laki (yang setir) justru nggak apa-apa, cuman lecet2 dan boleh langsung pulang. Sedangkan yang perempuan, kepalanya kena aspal karena helm nya terlepas (tidak diikat) waktu kecelakaan terjadi. Akibatnya rambutnya digundulin dan dijahit lumayan banyak. Aku yang nunggu di luar ruang bedah juga dagdigdug. Mengingat pembantu ini udah berumur 47 tahun dan minum obat darah tinggi tiap ari. Oya tubuhnya juga lumayan tambun. Dia ini salah satu pembantu yang paling deket sama aku. Tugasnya sehari-hari adalah memasak, untuk kami sekeluarga dan untuk pembantu-pembantu yang laen.

Singkat cerita, akhirnya dia diopname di RS seminggu. Tapi puji Tuhan ngga apa-apa, hasil rontgen juga gegar otak ringan tapi katanya tidak mengkhawatirkan. Oya kecelakaan ini karena si pembantu laki menyalip mobil dari kiri, lalu si mobil geser ke kiri, nah kesrempet lah si motor, pembantu ku dua-duanya jatuh tapi ngga sampe terpental. Jadi menurutku ini salahnya pembantu lakiku. Si pengendara mobil – yang belakangan diketahui sopir mobil rental – ini berbaik hati mengantarkan mereka ke rumah sakit, sempat menunggui mereka beberapa lama, dan menengok mereka juga stelah 3-4 hari kemudian. Ada polisi juga saat kejadian, motorku serta mobil si sopir itu ditahan beberapa hari di kantor polisi.

Nah kita sejak awal sudah merasa bakalan abis banyak duit untuk pengobatan si pembantu. Banyak orang bilang kalo motor VS mobil tabrakan, bagaimanapun yang salah adalah mobil. Harusnya si penabrak dimintai uang untuk bantu biaya pengobatan. Tapi kita sejak awal sih uda mind set nya kita yang bakal bayar semua. Lha yang nabrak juga sopir (maaf lo ya bukannya merendahkan profesi), tapi menurut kita sih kurang mampu untuk ganti rugi. Dan lagi menurut penuturan pembantu lakiku, si sopir ini gak salah (yang berarti maksudnya pembantuku yang salah). Jadi kok ya gak tega kalo minta ganti rugi sgala.

Nahh tiba-tiba ada pembantu mamiku yang info ke mamiku, bahwa kecelakaan lalu lintas bgitu bisa di klaim ke asuransi Jasa Raharja. Bisa diganti full, katanya. Meskipun rada sangsi, tapi mengingat kwitansi seharga 2.5 juta kalo bisa diganti full kan lumayan banged bok! Aku bilang ke misua, dia juga gak percaya dan memasrahkan ke aku kalo mau coba urus sendiri. Jadiii jeng jeng jengg aku urus sama mamiku. Begini prosedurnya:

1. Urus di RS, minta kwitansi distempel materai, kwitansi ini kita bayar dulu. Lalu ke bagian Rekam Medis, minta rekam medis dan blangko Jasa Raharja (karena aku gamau repot kesana kemari cari dokternya blahblah, aku kasi orang dalam urusin dengan tip cepekceng).

2. Minta BAP dari kepolisian. Dalam kasusku kebetulan BAP nya langsung diantar ke Jasa Raharja (kita memang uda bilang kalo mau klaim Jasa Raharja waktu buat laporan polisi).

3. Ke Jasa Raharja, serahkan kwitansi bermaterai + blangko Jasa Raharja / Rekam Medis + BAP + KTP korban.

Antre di Jasa Raharja lumayan lama, padahal sebenernya ga rame-rame amat. Untung aku bawa buku bacaan Melanie Subono untuk ngabisin waktu. Akhirnya dapet giliran juga, trus diproses, kita suru nunggu lagi untuk approval. Karena terlalu lama dan anakku uda waktunya bobo siang, akhirnya kita tinggal pulang dulu. Sorenya aku kesana lagi, dan violaaa… diganti persis sesuai kwitansi 2.572.000. Yippiiee ga sia-sia kerepotanku kesana kemari ngurus ini.

Tapii yaa ternyata besokannya pas pembantu perempuanku ini lepas jahitan, keluarlah tagihan lagi untuk konsul dan obat-obatan yang baru sebesar 700 rebu. Ihiksss.. mestinya kalo belon terlanjur bisa aku gabungin ke kwitansi yang sebelomnya. Tapi uda terlanjur klaim sih, mau ulang prosesnya lagi kok males. Masa harus ke RS lagi, upyek2 lagi n kasi tip lagi ke bagian rekam medis. Harus minta BAP lagi. Dan yang terpenting sih ga yakin bisa klaim lagi kalo uda perna klaim.

Tapi tetep bersyukurlah, tadinya gatau sama skali soal Jasa Raharja. Makanya mau bagi info disini, kalo ada yang kecelakaan (amit amit tok tok tok), dengan berbagai kondisi dan syarat tertentu (seingetku asal bukan kecelakaan tunggal), cobalah klaim Jasa Raharja. Untuk kecelakaan darat, bisa diganti maksimum 10 juta. Mudah-mudahan sih ga ada yang kecelakaan deh🙂

16 thoughts on “Klaim Asuransi Jasa Raharja

  1. wah salut …. mau repot ngurus klaimnya. diganti deh duitnya🙂
    aku LIKE dulu ah. kali aja ada yg perlu infonya…. (moga2 no one I know sih…)

    • iya soalnya nominalnya lumayan dan ada pengalaman pembantu mamiku dulu juga diganti full, tapi kecelakaannya dah lama banged thn 90an

  2. gila puji Tuhan banget tuh yah, bisa claim.. 2.7 juta nggak sedikit.. gue aja nggak tau kalo bisa claim claim kaya gitu hihihih..

    • 2,5 jt tepatnya heheehe. iya aku kira cman aku doank yang gaktau, stelah share sanasini tnyata emang gak ada yang tau. Jadi critanya klo kita beli mobil/motor kan bayar STNK, nah itu ada including asuransi Jasa Raharja, cman kita ga ngehh kali ya. Jadi makanya klo kecelakaan kita bisa klaim asuransi itu.

  3. Bersyukur banget berarti emang jasa raharja bener bener kebukti khasiatnya *halah* getwellsoon ya buat your PRT🙂

  4. Eh hebaaattt…. Mayan banget bisa 2.5 jutaan dapet lagi. Ya sudah lah 700 ribu melayang, drpd 3.2 juta? Tull gak ?

    Dan yang lebih penting lagi, semoga semuanya sehat!

    • iya bener, masi untung dehhh daripada abis 3,2 jt dipikul ndiri. tapi duitnya juga banyak aku kasi ke PRT ku yang kecelakaan ini sih. total2 uda kasi dia skitar hampir 2 bulan gaji (not including obat2an 700 rebu). kesian juga tanggungannya banyak, anaknya ada yg masi SD, yang satunya SMA terancam putus skolah krn krg duit. eh mala curcol. amen amen muga2 ga terjadi lagi yah

    • ada syarat2nya sih. setauku ya harus ada KTP, BAP (brati ada polisi yg catet perkaranya), blangko Jasa Raharja dengan rekam medisnya, plus kwitansi RS tentunya.
      Dan di BAP terhitung sebagai korban (bukan penyebab kecelakaan). Lebih jelasnya disini: jasaraharja.co.id/layanan/lingkup-jaminan/uu-no-34-tahun-1964-jo-pp-no-18-tahun-1965-2
      dan sini: jasaraharja.co.id/layanan/prosedur-santunan
      Link nya tambahin www sendiri ya😀

  5. baru tau mba! berguna banget deh infonya🙂

    cepet pulih ya buat pembantunya… semoga aman2 terus di jalan sih semuanya.. sini jg pengendara motor soalnya😀

  6. Baru tau lho tep, terlepas dari ‘siapa salah’ dalam kecelakaan, asuransi jasa raharja ini bakal melayani claim kita… Kasian mbak e skr gundul gundul pacul cul….

    • ngga sih. soalnya pas kejadian ditabrak itu di skitar situ kebetulan ada pak polisi, jd dia anggap posisi pembantu saya sebagai korban tabrakan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s