[Movie Review] Sweet 20

Sebetulnya gw ada hutang postingan jalan-jalan. Tapi karena ini lebih fresh, mendingan segera gw tulis dulu sebelom filmnya berhenti tayang di bioskop 😀

Jadi tadi gw movie date dengan beberapa temen cewe. Anak gw titipkan mertua wkwkwk. Gw selalu tertarik nonton film Indo yang kelihatannya bagus, jadi gw pernah nonton: Cek Toko Sebelah, AADC 1 & 2, Critical Eleven, Habibie Ainun, Supernova, dan masih banyak lagi. Pokoknya gw suka nonton film Indo asal bukan film horror 😛

Tadi gw nonton Sweet 20. Film ini remake dari film aslinya Korea Selatan, sudah di remake di berbagai negara seperti Thailand, Vietnam, China, dan sekarang Indonesia. Judul aslinya di Korea adalah Miss Granny.

Pemain-pemainnya: Tatjana Saphira, Morgan Oey, Kevin Julio, dan masih banyak lagi.

Kisahnya seputar seorang nenek berumur 70 tahun bernama Fatma, yang sifatnya sulit dan menyulitkan menantunya dan membuat seorang cucunya juga tidak suka dengannya. Akhirnya mereka mulai mempertimbangkan untuk menitipkan Fatma di panti jompo, Fatma sedih dan berjalan-jalan diluar. Tak sengaja dia melihat sebuah studio foto, lalu masuklah dia dan berpikir untuk foto diri selagi dia belum terlalu tua, toh kelak fotonya bisa untuk dipajang di peti matinya. Tiba-tiba terjadilah keajaiban, Fatma kembali menjadi Fatma umur 20!! Cerita semakin rumit ketika Fatma yang cantik ini terjebak dalam cinta 3 lelaki, yang satu produser musik muda yang sukses dan tampan, yang satu cucunya sendiri, dan yang satunya adalah lelaki yang sudah mencintai dia bertahun-tahun.

Sekian spoilernya, selanjutnya harus nonton sendiri ya!!

Kesan gw:

  • Gw suka plotnya yang menarik, out of the box (begitulah tipikal film Korea, daya imajinasinya tinggi dan ide ceritanya ada-ada aja), gw ga bisa menebak endingnya. Bahkan gw cukup menikmati filmnya tanpa ingin menebak endingnya seperti apa.
  • Akting Fatma tua dan muda menurut gw sangat bagus. Akting pemain lain juga cukup baik. Hanya kadang gw berasa dialognya terlalu bahasa baku. Ayolah, kata-kata: “Aku mencintaimu” itu sepertinya ga lazim diucapkan kecuali di buku atau novel terjemahan. Mendingan: “aku cinta sama kamu” atau “aku sayang sama kamu”. Ini sering gw temukan di banyak film Indo, bahwa agak aneh mendengar aktor aktris ini bicara dalam bahasa Indonesia baku, yang pada kenyataannya kata-kata seperti itu jarang digunakan sehari-hari.
  • Gw suka lagu-lagunya. Meskipun lagu jadul, tapi ternyata enak didengar dan asyik juga.
  • Gw suka cerita filmnya itu nyambung dengan realitas kehidupan kita, yaitu melihat hubungan mertua dan menantu. Kalau selama ini kita sering melihat kisah menantu tertindas, kali ini kita bisa melihat dari sudut pandang yang lain, yaitu si mertua.
  • Filmnya lucu dan bikin gw ketawa-ketawa sepanjang film
  • Tapi ada bagian sedihnya, dimana gw akhirnya meneteskan air mata wkwkwk… (entah kenapa ya sejak gw jadi mama, gw mellow banget klo liat film yang angkat tema ibu-anak, bapak-anak)
  • Film ini menawarkan paket komplit: ada lucunya, ada mengharukannya, dan ada meaningnya. Ditambah wajah imut Tatyana 😀
  • Gw kurang suka dengan model rambut Fatma muda, agak aneh menurut gw wkwkwkk..

Sebenernya ya, gw nonton film ini jadi keinget sama emak gw lho.. Mak gw nih mirip ama si nenek Fatma, dari mulai ditinggal mati suaminya waktu umur 30an, membesarkan dua anak cowok seorang diri sampe semuanya bisa kuliah, sifat sulitnya, dll yang pernah gw tulis disini.. Oyah dan mak gw juga suka nyanyi. So I can relate to this wkwkwk. She’s 92 now.

Overall filmnya sangat recommended untuk ditonton!! Ayo buruan sebelum filmnya abiss di bioskop 😀 😀

Iklan

Mau dibawa kemana, negara kita?

Tadinya gw ga pengen posting apapun. Lagi gak mood juga. Hari ini gw sama sekali gak posting apapun di empat akun instagram gw, jualan juga nggak.

Tapi baca tulisan ini: https://seword.com/politik/ahok-dipenjara-pulang-indonesia/, gw jadi tergelitik, soalnya kok sama persis dengan pikiran gw ya? Hehehe.. Hari ini ramai sekali di feed social media gw. Ada yang bilang ini taktik pak dhe. Ada yang bilang abis ini keluar penjara jadi presiden. Bahkan ada yang menghibur dengan posting foto Nelson Mandela yang bilang “In my country we go to prison first and then become President”. Ada yang menghibur dengan ayat Alkitab.

Tapi hari ini gw sedang lelah. Lelah karena kasus ini seharusnya dari awal tidak perlu masuk persidangan. Lelah melihat demo berjilid-jilid yang menghabiskan entah dana berapa (dan selalu membuat gw bertanya-tanya, mereka ini pekerjaannya apa? Kok bisa demo melulu di hari kerja?). Lelah melihat komen-komen di detik.com dari kaum bumi datar yang penuh kebencian. Padahal gw gak kepengen baca beritanya, tapi kok gatel pengen baca komen2nya hahahha..

Gw gak sedih-sedih amat sebenernya. Gw tau beberapa temen gw sedih sampe nangis-nangis.. Gw biasa aja, gw yakin Pak Ahok pun sewaktu masuk politik sudah siap hal-hal seperti ini mungkin terjadi. Bahkan dia sendiri pernah menyatakan tidak takut mati. But I feel terribly sorry for his wife and his children. Apa rasanya malam ini bagi istri dan anak-anaknya karena papanya tidak pulang ke rumah malam ini. Papanya yang selalu mereka sayang dan banggakan tidur di rutan malam ini.

Itu sebabnya dari dulu gw selalu berkata sama misua. Yang orangnya juga lurus dan bijaksana. Gw selalu berkata: “Jika nanti kamu jadi orang sukses, aku gak mau kamu terjun ke politik. Jangan pernah!” Karena gw ga akan pernah siap menjadi seorang Ibu Vero. Yang suaminya bangun pagi pergi kerja keras mendengar keluhan rakyat di Balai Kota, lalu rakyat pula lah yang mendemo mencacimaki dan mendoakan suaminya cepat mati. Gw ga akan siap juga lihat suami gw masuk penjara pakai baju tahanan, yang ada gw mewek-mewek di rutan gamau pulang mendekap jeruji besi.

I feel sorry for his children. Anak-anaknya terutama yang masih kecil, pasti akan bertanya, kenapa papanya masuk penjara. “Bukankah penjara itu tempatnya penjahat, kriminal dan koruptor? Kejahatan apa yang papa lakukan?” Kalau Sean, saya rasa pasti sudah paham kenapa papanya masuk penjara.

Tadi aja waktu gw nonton berita, si sulung nanya: “itu kenapa Mah? Ahok dipenjara ya? Kenapa dia dipenjara?” Gw bingung aslik beneran mau jawab apa. Doski tetep keukeuh nanya mulu “Kenapa Ahok dipenjara Mah? Kenapa?” Gw uda mau mengelak namun kemudian anak ini menjawab sendiri (entah tau dari mana?): “Karena sebut-sebut agama ya Mah?” “Iya nyo” – sambil berharap doi ga nanya lebih detil lagi. Karena sulit menjelaskan hal yang satu ini.

Gw tidak 100% bilang Ahok tidak salah dalam hal ini. Mungkin saudara-saudara kita yang Muslim memang tersinggung karena ucapannya. Namun 2 tahun penjara? Ini bahkan lebih berat daripada tuntutan jaksa. Gw menyayangkan kenapa hakim memberi putusan sangat berat, tidakkah kerja kerasnya dan hasilnya dinikmati nyata oleh warga Jakarta? Kenapa nila setitik menghapuskan semua kebaikan yang pernah diperbuat?

Ahok rasanya pengen gw kasi title Man of the Year, karena nama beliau paling banyak dan sering mendominasi berita selama setahun belakangan ini. Banyak yang mencaci maki, tapi begitu banyak yang memuja. Begitu banyak yang benci, tapi begitu banyak yang cinta. Lihatlah taman Balai Kota, penuh dengan bunga, balon, bahkan kaktus. Gw gak kirim sih, cuma kirim doa saja. Doa saya pak, semoga setelah segala keruwetan ini berakhir, Bapak sama keluarga hidup tenang di luar negeri saja. Mungkin di Kanada atau Jerman, disana pasti ada pekerjaan dimana Bapak dihargai. Hidup tenang dan bahagia sama anak istri. Di Indonesia, tidak ada tempat untuk kaum double minoritas apalagi yang lurus bersih tegas seperti Bapak.

Gw juga mau kerja kerja kerja, nabung buat skolahin anak di luar negeri. Sukur-sukur kalo dapet beasiswa yaa mamak bapaknya lebih ngirit hehehe. Terserah mau dicap gak nasionalis. Sebagai kaum double minoritas juga, gw ingin anak gw punya pilihan. Untuk hidup dihargai di luar negeri tanpa dipandang ras dan agamanya apa (dulu gw perna bertanya-tanya kenapa KTP indonesia ada kolom agamanya, gw rasa id card luar negeri kebanyakan tidak ada karena mereka menganggap agama adalah privacy tiap individu). Untuk hidup tenang tanpa diskriminasi dan ketakutan karena demo-demo.

Gw cinta Indonesia terutama Semarang, gw lahir dan besar disini, punya pekerjaan yang gw sukai dan komunitas disini. Meski gw pernah tinggal 4 tahun di Sydney, tapi gw memutuskan pulang dan membuang Permanent Resident gw. Namun kejadian ini membuat gw berpikir ulang, gw harus memberikan kesempatan yang sama untuk anak gw kelak. Seandainya mereka ingin terus tinggal di luar negeri, gw akan mendukung *mulai ambil tissue*, mungkin itu suatu keputusan yang baik untuk mereka. Karena hari ini gw gatau, mau dibawa kemana negara ini?

PS: Semoga Pak Ahok selalu sehat dan baik-baik saja, tetap menjadi terang dan garam dimanapun berada 🙂 Trully phenomenal and inspiring man!

PS lagi: Semoga suatu hari nanti, entah di jaman gw atao anak gw ato cucu gw ato…. , suatu hari nanti Indonesia menjadi negara maju, dimana setiap penduduknya tanpa dipandang ras dan agamanya, mempunyai kesempatan yang sama duduk di dunia politik, bebas berkarya memajukan bangsa tanpa embel-embel kafir. Sampai saat itu tiba, mari kita duduk dan berdoa..

Tak Kenal Maka Tak Sayang

Holaa.. gw masi hutang di tag sama Natalia untuk challenge ini (asli gw telat banget tapi sutralah.. gw berasa ngutang selama ini wkwkwkk)

challenge1. List 15 fun facts about yourself

Eh ternyata gw dah pernah nulis lhoo 11 facts about myself di Liebster Awards lalu. Bisa dilihat di postingan yang ini. Jadi gw nambahin 4 lagi aja yaaa (dasar males) wkwkwk 😀

12. Gw seorang pemimpi, a dreamer sejati hehehe. Meski bakal kesampaian atau ngga gw ga tau, tapi buat gw punya mimpi itu seperti suntikan motivasi dan energi menjalani hari-hari . I’m kinda positive person too, I’m laughing at my mistakes, and always think ‘it’s not gonna be that bad” or “this too shall pass” 😀

13. Gw sebenernya ga suka anak kecil, gw bukan tipe yang gemes liat anak kecil trus pengen pegang-pegang. Kekecualian doank buat anak gw 😛 hm.. or ada dulu anak bos gw satu itu cute bukan maen sampe gw gemes dan sering gw babysit di kantor dulu wkkwkwk.

14. Gw kalo masak hampir ga pernah berpatokan sama resep. Biasanya gw cemplung2 or tumis2 lalu mengandalkan lidah untuk nyicip-nyicip sampe semua rasanya pas. Jadi gw gabisa ngajarin orang bumbu ini takarannya brapa etc. Soalnya prinsip memasak gw: asal MATANG dan dicicip rasanya ENAK. Jangan tanya judul masakannya apa, karena gw cemplung aneka bahan aja yang ready di kulkas.

15. Gw seneng banget jalan-jalan. Tapi gw takut naek pesawat! Kontradiktif banget yaaa.. Harapan gw semoga suatu hari nanti ada cara lain keliling dunia selain dengan terbang naik pesawat Pintu kemana saja misalnya 😛

Loh kok uda 15 ya?? Gw tambahin lagi deh wkwkwkk 😛

16. Gw orangnya ga gampang nangis kalo liat film… DULU. Sejak gw punya anak, liat berita di TV aja soal korban kriminal anak2 gw bisa ikut nangisss.. liat iklan Thailand soal mama-anak ikut nangisss, baca berita pembunuhan anak juga ikut nangisss… Kayaknya saraf ke mellow an gw kepencet sejak jadi mama.

Nomer 2 ‘six-words memoir’ dan nomer 3 ‘article of clothing you’re deeply attached to’ itu maksudnya apaa yahhh?? Gagal paham saya. Help!

Bisnis Bersama

Hellooww mumpung ini sedang fresh from the oven, gw cerita aja yaa..

Saat ini gw running new business yaitu jualan piama/sleepwear bersama dua temen gw yang lain. Kami bertiga ini ibu-ibu yang jungkir balik bagi waktu antara urus kerjaan, sekaligus jadi sopir antar jemput anak les atau sekolah. Dan… ini bukan satu2nya kerjaan kami hahaha.. kurang rempong apa coba yah. Gw masih ngerjain pesanan website development, ilustrasi dan design kalo ada permintaan. Kadang pegang sosmed klien pula. Partner gw juga gak kalah rempong, doi ada kerjaan terima souvenir birthday, dan jualan baju anak. Partner kami yang satunya bantu kerjaan suami.

Nah buat gw ini pertama kalinya gw jadi pedagang. Selama ini kan gw jualan jasa ya dan kerja single-fighter alias ga punya partner atau team. Kerja jasa itu enaknya gw bebas tentukan harga berdasar nilai gw, hasil portfolio gw, dan scope kerjaannya. Harga tarif jasa kita itu kita sendiri yang tentukan. Dan beda harga dengan kompetitor baik lebih murah atau lebih mahal itu biasa. Ibarat pelukis ya, lu kan gabisa bandingin ‘eh si A tu ngelukis cuma hargain segini, kok lu mahalan?’ Lah yang ngelukis aja beda orang, hasilnya juga beda, gabisa dibanding-bandingkan lah.

Lain ceritanya dengan berdagang. Pertama, kita harus aware harga di pasaran, harga kompetitor kita, apakah harga kita bisa diterima baik di pasaran? Kedua, kita harus punya omzet sekian per bulan, karena kan kita ada cost seperti ongkos jahit, gaji pegawai, dll. Jadi intinya ini bener-bener pengalaman baru buat gw.

Kenapa gw mau ikut bisnis bersama ini? Awalnya kami ini memang berteman, berkenalan di komunitas gereja sejak jaman kami masi pasangan-pasangan baru nikah. Lalu karena suami kami saling berteman, ya istri-istri ini juga berteman dan sering ngumpul bareng. Dari 8-10 pasang pasangan ini, temen gw bertiga sama gw sepakat bisnis bareng bikin baju rumah, yang cantik dan unyu-unyu. Silahkan diklik instagramnya ya @honeymilkpajamas, dan jangan lupa DIFOLLOW! wkwkwkk maaf ngiklan 😀

Bisnis bersama itu ada enak ga enak nya, tapi sejauh ini lbih banyak enaknya. Karena kami bisa bagi tugas, apa-apa ga dikerjain sendiri. Seperti temen gw ini lebih banyak pegang bagian produksi, gw lebih banyak pegang sosmed dan foto, temen gw satunya bagian jawab-jawabin customers. Kalo ke toko kain suka gantian ato bareng. Kenapa gw mau bisnis ini juga sebenernya karena gw sukaaa ke toko kain. Hehehe tau yah pas gw hamil wesley, gw bisa sering banget jalan-jalan ke toko kain, bukan buat bikin baju tapi buat bikin tas handmade 😛

Kalo ga enaknya, mungkin masalah beda selera. Jadi misalnya klo ke toko kain nih, si partner suka kain ini menurut dia bagus, padahal menurut gw jelekk bukan selera gw. Sedangkan apa yang menurut gw bagus, kadang dia bilang jelekkk jangan dibeli. Hahaha. Kalo sudah gitu kita toleransi aja, walo bukan selera gw tapi ya siapa tau kan ada orang-orang yang seleranya sama kaya si temen gw, jadi klo masi oke ya gw bilang okelah bukan selera gw tp gapapa beli aja. Demikian pula dia, kadang bukan selera dia tapi gw diijinin beli. Selera gw tuh yang motif kainnya ngejreng, bold gitu, warna-warna cerah seperti merah, pink, dll. Dan gw ga suka motif kartun. Kalo temen gw suka motif lucu-lucu kartun dan kotak dan polka. Kalo temen gw satunya sukanya yang warna lembut pastel-pastel gitu. Nah lengkap kan selera kita beda semua, makanya koleksi piama kita seharusnya melengkapi selera segala umat ya wkwkwk…

Kemarin ini barusan kita ikut bazaar Absolute selama 3 hari. Ini bazaar ketiga yang pernah kami ikuti. Bazaar pertama kami waktu bulan Juli lalu selama 3 hari. Lalu bazaar kedua cuma bazaar di sekolah anak selama setengah hari. Bazaar ketiga ya ini. Overall bagus omzetnya selama ikut-ikut bazaar ini. Tapi gawatnya, selama bazaar gw lapar perut dan lapar mata pula. Bayangin deh ada ratusan food tenant jual makanan macem-macem, mulai dari Thai iced tea, almond milk, loenpia teppan, keju leleh daging ham, babi cabe garam, nasi cumi hitam, babi sambal matah, aduhhh gawat dah gw menggendut selama tiga hari ini! Trus gawatnya pula, banyak tenantnya yang gw kenal. Nah klo lewat pan sungkan gw jadi gw larisin beli roti lah, beli minumannya lah, soalnya kan temen gw ini. Trus tenant fashionnya juga bagus-bagusss, banyak yang dari luar kota. Gw beli ‘cuma’ di 3 tenant sih, karena tiga2nya gw kenal dan gw pernah beli juga sebelumnya. Dan highlight belanja gw yang paling mahal adalah di booth kosmetik, gw beli Kylie lipstick seharga 380000. Dari dulu gw denger review nya menarik banget, adek gw pake juga katanya puas n bagus banget. Jadi gw tergiur beli wkwkwk 😀

Nah entah nih sebenernya gw untung apa bakbuk antara buka booth dengan belanjaan gw -_-‘

Kalo kalian yang di Jakarta gimana? Masi suka ke bazaar ato uda bosen? Hehehehe. Di Semarang lagi booming bazaar, tapi karena sekarang mulai banyak persaingan bazaar, kayanya orang uda agak bosen dan gak se antusias dulu-dulu.Soalnya baru seminggu lalu ada bazaar, eh ini ada bazaar lain lagi.

Kalo ada masukan buat piama ato baju rumah kami bolehh yaaa.. mohon saran dan masukannya 🙂

PS: kasi gw masukan juga donk topik apa buat posting di blog wkwkwk.. belakangan gw jarang amat postingnya 😛

 

 

 

 

 

Holiday to Australia (part 2)

Hellowww, maaf banget gw lamaaa banget hiatus. Sebenernya posting ini udah gw tulis berbulan-bulannn yang lalu, tapi apa daya karena gw ribet banget gak sempet transfer foto dari hp ke kompi jadi postingnya ditunda mulu. (Dan gw orang yang gak demen nge blog pake hp, pokoknya harus ketik di keyboard :P)

Mari kita tuntaskan blog part 2 ini yang sudah terlalu lama tertunda 😀

Monday, 4 Juli 2016

Hari ini adalah hari photoshoot. Jadi rencananya kami sekeluarga mau family photoshoot, mumpung lengkap perginya, biasanya jarang banget kami lengkap begini selaen pas Chinese new year. Fotografernya siapa? Tidak lain tidak bukan ipar gw yaitu suami adek gw hihihi. Doi demen fotografi, dan punya kamera bagus hehehe, jadi kami mau foto keluarga ala Axioo KW gitu. Tentu saja pake tripod! 😀

Sebelum family photoshoot, gw minta adek-adek gw foto dulu pake jualan gw yang terbaru: HoneyMilk Pajamas. Jadi ini bisnis gw dengan 2 temen gw yang lain, baru jalan menjelang Lebaran 2016 kemarin. Mohon dukungannya yaa dengan follow instagram @honeymilkpajamas *dadahdadahsambillemparkecupbasah*. Dengan ini, instagram gw sekarang ada 4, satu akun personal, satu akun usaha website gw, satu akun gambar dan ilustrasi karya gw, satu akun jualan piama HoneyMilk ini. Jangan ditanya gimana rempongnya punya 4 akun insta. Bahkan gw sempet ngurus 1 akun biggest bazaar at Semarang (gw designer conceptnya sekaligus handle social media nya), yang bener-bener dahhh take a lot of my time. So there I was having 5 instagram account for some months 🙂

img_2430

hasil foto jepretan ipar gw. please follow @honeymilkpajamas yaaa 😀

Back to the photoshoot. Berfoto dengan 4 anak kecil itu sama skali ga mudah. Yang satu siap, yang satu tiba-tiba minta pipis, yang satu lari, wah pokoknya susahh bangettt deh foto anak-anak itu. Pokoknya kalo gw jadi fotografer, gw gamau dah jadi tukang foto anak macem babyaxioo, maunya motret wedding aja (modelnya uda ready dan uda cakep, background bagus, mana bisa fotonya jelek??) wkwkwk.

img_0902

hasil foto dengan tripod

Akibat kelamaan foto ini, kita jadi bingung makan siangnya, karena kita berfoto di Hyde Park yang gak dekat dengan restoran manapun yang kita tahu. Jadi akhirnya gw lari-lari cari makan paling deket situ dan bawa beberapa pack lunchbox takeaway dari sebuah foodcourt. Trus kami suapin anak-anak dulu, yang penting anak-anak udah makan, gw baru tenang 😀 Kami makan sisa-sisa dari lunchbox itu. Hari ini rute dipimpin gw dengan agenda jalan kaki dari Hyde Park – Sydney Royal Botanic Garden – Macquarie street – Sydney Opera House – Duty Free Outlet (DFO) – Pancakes on the Rocks. Gw dari dulu suka rute ini, dulu pas gw tinggal di Sydney, kalo ada temen dari Indo main kesini, biasanya gw ajak rute jalan kaki ini 😀 malah kadang mampir ke museum Arts sebelom ke Royal Botanic Garden. Tapi karena ini bawa anak, kayanya ga perlu masuk museum hehehe.

img_0633

Hyde Park. Seperti gw sedang berpetualang naik sepeda, sebenernya gw sedang dorong stroller anak 😀

img_1163

behind the scene. mak rempong sedang nyuapin anak pake tangan *reality*

img_1113

balik jadi model *PLAKK*

img_0635

ada banyak spot cantik di Botanical Garden, salah satunya pohon kuning ini wkwkwk

Malamnya, kami mampir takeaway SuperBowl di Chinatown. Soalnya di Pancakes on Rocks, Wesley dan James ga terlalu cocok makanannya. Ga ada nasi dan wesley ga suka kentang.

Tuesday, 5 Juli 2016

Hari ini adek gw yang paling kecil terbang ke Melbourne, karena dia dulu kuliah disana jadi dia pengen mampir sana. Kami tetep di Sydney aja hehehe. Kami lunch di Minh Hai. Ini salah satu restoran favorit kami jaman dulu, nasi salted chicken rice dan leg ham rice nya enak.

img_0634

leg ham rice, comfort food penuh nostalgia

Setelah itu kami ambil train ke Chatswood. Seharian kami habiskan jalan-jalan di Chatswood. Sebenernya yang demen shopping nyokap n adek gw sih, gw sih ga beli apa-apa (seinget gw ya) apalagi bajunya kan winter semua. Oh gw ingat, gw belanja barang-barang cuteee bangetttt di Monsterthreads (http://monsterthreads.com.au/). Hihihi gw emang tahan ga beli barang fashion, tapi gak bisa tahannn kalo liat barang cute ato stationary 😛 Gw beli banyak oleh-oleh buat ponakan disini, ada nano lego bentuk Koala, Kangguru, Flamingo, Opera House, dll. Trus beli mug lucu buat James, dan cepitan kartu nama buat gw. Kalo gw ga ingat bagasi dan dompet, mungkin udah gw borong semuanyaaa.

Malam itu ditutup dengan dinner di Rengaya. Sebenernya gw biasa aja dan ga gitu kepengen makan disini, tapi adek gw mau dan udah booking sejak dari di Indo, niat banget ya. Memang enak banget, dagingnya kobe beef juicy banget, mirip sama Sumibian Jakarta tapi lebih enak. Tapi kata ipar gw, masih lebih enak kobe beef pas dia makan di Jepang.

Wednesday, 6 Juli 2016

Hari ini adek gw ama misua dan anak-anaknya mau pergi ke Taronga zoo. Karena gw dan misua udah perna kesana, dan gak pengen lagi, jadi kita cari pilihan tujuan lain. Wesley kepengen naek kapal, jadi kita sama-sama ke Circular Quay, adek gw ambil kapal ke Taronga zoo, gw ambil kapal ke Manly Beach. Manly beach biasa aja sebenernya, dari dulu gw lebih suka Bondi. Tapi di Manly ada sepanjang jalan yang isinya pertokoan, jadi gw pikir bisa cari suasana pantai yang lain. Toko-tokonya beragam dari supermarket, bookstore, toko baju sporty, dan kafe makanan.

img_0735

img_0775

Sydney Opera House dari kapal

Perjalanan kapal menyenangkan, Wesley excited dan pengen duduk di luar kapal. Gw ama James memilih gak berangin-angin dan duduk di dalam kapal. Sesampainya disana, gw lihat ada Nandos. Gw dari dulu kangen makan ayamnya Nandos, sampe pernah beli Peri-Peri sauce di supermarket semarang yang harganya mihil 😛 Tapi trus gabisa masaknya wkwkwk. Setelah gw puas makan Nandos, dan gw takeaway makanan Thai buat anak-anak, kita langsung menuju ke pantai. Anak-anak seperti biasa seneng banget maen pasir, ngejar burung-burung, nguburin barang di dalam pasir. Sayangnya hari itu sangattt windy sehingga gw ga betah lama-lama di pantai. Setelah sekitar 1 jam dan mulai kedinginan, kami mulai jalan ke arah pertokoan.

img_0752

Manly Beach

img_0739

anak2 sibuk ngejar burung, maklum mana ada di Indo burung bertebaran kaya gini. Bisa-bisa dibikin burung dara goreng wkwkwkk 😛

Gw sempet mampir ke toko buku dan beli buku, lalu belanja di supermarket. Kemudian kami ngafe di Max Brenner di deket tempat nunggu kapal. Beli hot chocolate dan suckao. Surprisingly gw merasa hot choc nya lebih enak daripada suckao nya 😛

img_0761

penampakan suckao nya, bole tambah susu sepuasnya asal ga nambah choc chip nya

Malam itu ditutup dengan dinner di Sancheng Hotpot King, ini juga favorit adek gw. Shabu-shabu gitu, kuahnya ada 2 macam: kaldu ayam dan kuah mala tang. Sedap makan panas-panas gini di tengah cuaca dingin.

img_0728

delicious and hot soup after freezing hot day is the best!

Thursday, 7 Juli 2016

Hari ini kami ke Grounds of Alexandria untuk brunch. Wah ternyata walaupun weekdays tapi ramai sekali. Antreannya untuk dapat tempat sudah lumayan panjang. Akhirnya kami duduk di area outdoor, tapi masih ada atapnya. Tempatnya memang cantik, banyak tanaman dan bunga, juga ada beberapa hewan ternak. Ada beberapa kompleks tempat makan dan duduk-duduk, yah ga heran tempat ini belakangan jadi favorit sydneysiders untuk having brunch.

img_0818

img_0803

Setelah itu, kami menuju Chinatown untuk ke Paddys Market. Disitu gw beli oleh-oleh buat mbak-mbak gw di rumah, juga dapat stroller-raincoat (tudung hujan khusus untuk stroller) buat stroller anak-anak gw. Soalnya pas hujan, jadi berguna bener deh ini cover plastiknya buat nutupin anak-anak gw ga kena hujan di dalam stroller.

Karena Paddys Market ini letaknya persisss di depan restoran favorit gw: Kura Japanese restaurant (restoran yang sering gw bawa dalam mimpi – literally!) jadi gw ajak misua lunch disana. Hahahah sebenernya sih belom lapar, tapi udah nanggung restoran favorit udah di depan mata, sekalian dehh. Gw pesen Chicken Karaage nya yang enak bingit dan takoyaki (ini yang sering gw mimpikan hahaha). Masih tetep endeuuusss sedappp bangettt 😀 Anak-anak gw juga lahap makannya.

img_0786

penampakan takoyaki dan chicken karaage dari Kura Japanese Restaurant

Setelah itu kami menuju ke QVB, David Jones, dan sekitarnya. Setiap hari kamis adalah shopping night di Sydney. Khusus hari ini, semua mall baru akan tutup jam 10 malam. Biasanya jam 5 sore udah tutup. Jadi memang kami mau menghabiskan malam dengan jalan-jalan di city. Malam itu ditutup dengan dinner bareng seorang temen dekat di foodcourt atas deket David Jones.

Friday, 8 Juli 2016

Siang itu kami jalan kaki ke restoran Vietnamese favorit kami dulu, Pasteur. This is our best culinary visit selama di Sydney kemarin ini. Broken rice with pork chop nya masih enak seperti dulu, dan pho nya gurih sedap menggoyang lidah. Pho nya segerrr banget. Lupakan diet, eat a lot! hahahha.

img_0936

Nikmat mana yang kau dustakan. This is the best food while we were in Sydney

img_0942

Pork Chop with broken rice yang gurih dan seger pake bumbu saos Vietnam

Setelah itu kami menuju Macquarie University. Ini tempat gw dulu kuliah. Tempat yang penuh kenangan.

img_0980

di depan gedung lab komputer yang merupakan ‘markas’ gw selama kuliah

Gw kesini selain untuk nostalgia, juga karena termakan perkataan temen-temen gw orang semarang yang alumnus Macquarie juga, katanya Macquarie Center sekarang jadi 4x lipat lebih besar daripada dulu! Macquarie Center ini mall letaknya persis di seberang Macquarie Uni. Jadi klo dulu kami lagi sedikit ‘kaya’ maka kami akan lunch break di restoran di mall ini. Kalau lagi ‘miskin’ alias duit kiriman ortu sisa dikit di bank, makanlah kami di kantin sekolah atau kalo perlu bawa bekal dari rumah wkwkwk. Soalnya makanan di mall ini lumayan mahal untuk kantong mahasiswa 😛

Mall nya emang bener sekarang besarrr banget. Tapi isinya alias vendornya sama aja seperti di mall QVB kemarin. Jadi kalau niatnya cuma shopping, ga perlu jauh-jauh kesini, karena di city juga ada vendor-vendornya. Kalo gw kan sekalian nostalgia ya wkwkwk. Malam itu ditutup dengan dinner di Paparich, Malaysian Cuisine Restaurant di mall tersebut.

Saturday, 9 Juli 2016

Hari ini last day di Sydney. Paginya gw ngajakin misua mampir Kinokunia dulu, gw demen dah toko buku, trus beli watermelon cake yang lagi famous itu di BlackStar Pastry. Lalu kami jalan ke arah Chinatown, siang itu kami mau makan di Chinese restaurant atas Dixon house – Chinatown, kita gatau namanya tapi ini favorit gw dan my sis long time ago. Tempatnya kecil dan ga terkenal, tapi kita suka ‘rice and pork chop with corn sauce’ dan ‘fried rice with pork chop in tomato sauce’. Jadi itu nasi yah dikasi pork chop gedee (iga babi digoreng tepung) trus disiram saos panas jagung yang luber menutupi semua nasi nya. Kurang lebih sama dengan yang tomato sauce tapi bedanya itu pake kuah tomat gitu.

img_1107

Watermelon cake yang fenomenal. Rasanya lucu sih, seperti cake tapi atasnya seperti pudding. Rasanya segerrr apalagi kalo dingin 😀

img_0987

Rice and Pork chop with corn sauce. Hangat-hangat sedeppp.. Minumannya Thai milk tea yang rasanya enakkk juga.

Puas makan disana, gw lanjut ke Market City sebentar lihat-lihat. Dulu waktu gw tinggal di Sydney, gw tinggal di The Peak apartment. The Peak apartment ini letaknya diatas Market City. Jadi lumayan enak dulu kalo butuh belanja gampang, bawah ada supermarket (Thaikee – supermarket asia yang jual produk-produk asia), trus kalo butuh makan juga bisa takeaway di foodcourtnya. Dan banyak toko-toko baju dan laen-laen. Bawahnya Market City ada Paddys Market – yang buka kamis sampai minggu. Trus The Peak ini juga deket banget, paling 10 menit jalan kaki ke gedung UTS, dimana dulu adek gw kuliah disitu. Gereja gw dulu ada di salah satu gedung UTS, jadi enak deket juga 😀 😀

Habis nostalgia bentar di Market City (dan beli Easyway – semacem bubble tea yang ngangenin di Sydney), kita lanjut jalan kaki ke Darling Harbor. Darling Harbor banyak berubah, sekarang dinamakan Darling Square dan disitu ada playground besar untuk anak-anak. Banyak mainan panjat-panjatan yang anak-anak tentu seneng banget, bisa jadi macem spiderman gitu hahaha. Lalu pas ada Winter Wonderland juga, jadi ada temporary ice skating disitu (yang ini not free). Lalu kami jalan-jalan mengelilingi Darling Harbor, rencana mau ngafe tapi akhirnya keburu sore dan nanggung. Karena malam ini gw janjian sama temen-temen gw di Sydney untuk dinner bareng.

img_1086

naek jembatan di deket Darling Harbor

img_1087

img_1097

performance street artist, ini dia main api dan lempar jokes2 yg gw gak paham lucunya dimana wkwkwkk.. tapi main apinya oke sih.

img_1112

berfoto di Winter Wonderland di Darling Square. Ada salju buatan yang keluar tiap beberapa menit sekali.

Kami dinner bareng di Nok-Nok Thai restaurant di Darling Square. Ini asal pilih restoran karena kita cari yang deket city dan muat banyak orang, ga terlalu rame, sehingga ga perlu RSVP atau antre. Turns out it’s good!

img_1111

Ini teman-teman gereja gw waktu tinggal di Sydney dulu, beberapa sudah nikah dan berbuntut sekarang. 9 years since I left Sydney for good, dan muka mereka masih sama. I think Asian people is baby-faced 😛

Malamnya sebelum pulang kami menuntaskan keinginan terakhir disini, yakni: beli KFC disini. Hah kenapa jauh-jauh makan KFC?? Gw bukan penggemar KFC dan jarang banget mau diajak makan KFC tapii… KFC nya di sydney tuh dulu gw merasa enakkk banget, pokoknya beda deh sama yang di Indo. Denger-denger, entah gosip entah fakta, katanya KFC situ ayamnya dimasak pake minyak babi, makanya jadi enak banget. Hahahah ini mitos apa beneran gw gatau dah.

Sunday, 10 Juli 2016

Really our last day!! Kita santai kirain check out time nya jam 12 ya macem di Indo, ternyata harus check out jam 10. Kita gedubrakan cepet-cepet siap-siap dan beberes (lhah bangunnya aja jam 9 kurang hahahaha). Lalu kita lunch di Chat Thai – foodcourt di The Gallery – bawahnya Kinokunia).

Habis itu kami balik hotel dan naek mobil sewaan menuju airport. Bye bye Sydney, until we see you again!!

img_1141

Sampai bertemu di petualangan kami selanjutnya!

Holiday to Australia (part 1)

Helloww! Selamat Idul Fitri untuk yang merayakan 🙂

Yang follow sosmed gw pasti dah tau gw pegi kemana ya, tapi disini gw mau cerita lebih detilnya. Biar besok-besok bisa gw baca lagi kalo lupa hehehe 😛

Tanggal 30 Juni – 10 Juli lalu gw sekeluarga pergi ke Sydney, Australia. Sydney bukan tempat baru buat gw. Dulu gw pernah tinggal disana sekitar 4 tahun (2 thn 8 bulan kuliah, 1 tahunan kerja). Gw pulang for good ke Indonesia tahun 2007, karena… karena hati gw ada di Indo (baca: pacar di Indo dan LDR itu capek bo). I love Indo dan memang gw pengen tinggal di semarang kampung halaman gw, tapi Sydney… always hold special place in my heart *tsahhh*. Jadi klo liburan gw ditanya pengen kemana, yah of course Sydney selalu ada dalam daftar hehehe 😛 Berhubung adek gw juga sama, kuliah di Sydney, maka doi juga ngebet pengen kesana. Oh ya bahkan anaknya aja dikasi nama Sydney hehehe 😛

Jadi setelah berkontemplasi mau liburan rame-rame kemana, singapore dan malaysia sempat jadi pertimbangan, namun akhirnya.. Australia menjadi pilihan kita. Langsung aja yaa:

Tanggal 30 Juni siang, gw misua dan anak-anak berangkat dari Semarang ke Jakarta. Sempat dinner bareng mertua dulu di Jakarta, kita dinner di Restaurant Singapore di Ozone Mall, PIK. Lalu malamnya sekitar jam 9 kita berangkat ke Soekarno – Hatta. Wesley sempet ketiduran di mobil dalam perjalanan, maklum dia ga perna tidur siang jadi biasanya jam 9 malam udah tidur. Baru 15 menit tidur, kita uda nyampe jadi doi terpaksa bangun lagi. Di bandara jam 11 malam masih belom ada tanda-tanda pesawat boarding, untung James gampang banget udah tidur pules (gw gendong). Wesley masih melek, malah kaya segar bugar karena abis tidur kilat 15 menit tadi.

DI Airport Soetta, masih belom ada tanda2 boarding

Akhirnya jam 12 malam kita naik pesawat. James gampang banget uda kaya pingsan, ditaro aja di kursinya dan dipasangin seatbelt. Jam 1 malam (tepat setelah take off) akhirnya Wesley juga tidur. Nah enakk nih yaa anak-anak udah pada molor, saatnya gw dan misua tidur juga donk ya. Eh, mala kita ga bisa-bisa tidur! Sampe gw sempet minumin Antimo for kids, siapa tau bisa bikin gw ngantuk, ternyata tetep ga bisa tidur. Padahal sebenernya ngantuk banget dan berusaha merem, tapi kok masi setengah sadar, bisa denger suara-suara di sekitar. Dan jeleknya penerbangan Jkt – Syd, selalu sekitar jam 4 pagi lampu kabin udah dinyalakan dan makanan breakfast mulai dibagikan (karena perbedaan waktu, di sydney sudah jam 7 pagi). Orang kepengen tidur jadi tambah gabisa tidur karena terang benderang. Wesley pun akhirnya terbangun karena sudah mulai berisik orang-orang makan. Begitulah akhirnya tak lama kemudian, sampailah kita di Sydney. James bangun sesaat sebelum pesawat mendarat dan agak rewel karena masih ngantuk.

wesley terbangun sekitar 2 jam sebelom mendarat, james molor terus sampe 15 menit sebelum mendarat

Kita dijemput mini van taxi yang memang sudah dibook sejak di Indo, lalu mengantarkan kita ke Meriton Pitt street Serviced Apartment. Kami menyewa 2 unit, 1 unit 3 kamar untuk bokap nyokap + adek gw paling kecil + adek gw dan suami dan anak-anaknya, lalu 1 unit 1 kamar untuk kami berempat. Rencananya nanti gw dan anak-anak tidur 1 ranjang, lalu sewa extra bed untuk misua.

Setelah taro barang, kita langsung keluar lagi untuk cari makan. Yang gampang saja dan dekat, jadi kita menuju ke foodcourt di bawah QVB. Rame banget dan susah cari tempat duduk. Akhirnya kita dapat tempat dan makan, James mala ketiduran lagi di strollernya, kayanya masih jet lag. Gw sendiri sebenernya lemes karena belom tidur dari semalam. Pengen cepet pulang hotel dan tidurrr. Akhirnya stelah kenyang makan, kita pulang hotel, dan jrenggg sampe hotel malah James bangun. Jadilah misua dan Wesley tidur siang, sementara gw mesti jaga si bocil yang seger buger. Setelah 2 jam jagain bocil, gw dah bener-bener ga kuat loh. Rasanya pusing kalo nunduk ke bawah, udah kaya zombie mode (serasa jaman punya newborn), akhirnya gw gendong2 si James sambil suruh dia tidur lagi. Eh untungggg dia akhirnya bisa tidur lagi! Haleluyaaa! Gw langsung gabrug molor berempat seranjang bersama misua dan anak-anak.

Bangun-bangun udah gelap entah jam berapa. Kayanya jam 7 malam waktu Sydney. Seger bangettt rasanya abis tidur 😀 Malam itu kita meluncur ke Superbowl di Chinatown. Walking in George street. Walking in China town. Kalo dulu pertama kali gw datang liburan (pas wesley hampir 2 taon) gw masih berasa akrab dan familiar, kali ini gw berasa asing dan lupa-lupa jalan! Sydney banyak berubah semenjak gw for good 9 taon yang lalu. Beberapa yang dulu ada, sekarang sudah digantikan yang baru. Tapi Chinatown rasanya restoran-restorannya tetap sama 🙂 Pulangnya kita mampir ke Woolworth beli beberapa bahan makanan. As usual, as mami rempongers, gw selalu bawa slow cooker klo travelling 😀 bahkan sus gw inisiatif bawain bawang putih, bawang merah, garam, 1 porsi beras, semua dalam ziplock 😀

penampakan mini slow cooker gw, ini dulu hadiah dari temen dan lumayan awet, slalu dibawa tiap travelling

Kenapa gw bawa slowcooker? Gw pikir ini multifungsi jadi berguna banget. Bisa buat masak nasi untuk makan pagi. Bisa buat masak kuah-kuahan ato soup. Sebelum ke Sydney, gw nervous banget kalo ingat gw bakal travelling dengan 2 anak tanpa nanny. This is the first time, biasanya kalo gw ke Jakarta pasti si nanny ikut. Kenapa gw ga ajak? Karena tiketnya mahal banget bok hehehhe. Padahal sus gw ini berencana ga pulang lho selama Lebaran (emang doi tiap tahun suka ga pulang), tapi karena gw pergi ga ajak dia ya jadi dia pulang deh 🙂

Kenapa gw nervous? Yang paling gw khawatirkan adalah kasi makan James. Karena dia makannya agak susah, mau buka mulut tapi seringnya gabisa diem duduk di baby chair, trus makannya juga ga bisa keringan tapi harus berkuah. Pokoknya beberapa minggu sebelum keberangkatan, gw bisa mules nervous kalo inget pergi liburan nanti gimana nasib makannya James >_< Biasa kalo pas sus cuti, gw kasi makannya aja susah setengah mati, kebanyakan dikit suka hoek, jadi nasinya dikit-dikit dan kuahnya banyak supaya bisa masuk. Macem masakan soto gitu, kuah banyak nasi dikit hehehe.

Puji Tuhan sodara-sodara, ternyata selama di Australia, doi makannya ga susah. Metodenya: karena buka mulutnya kecil dan nasi di sendok ga masuk smua, seringnya gw suapin pake tangan 😛 Kalo pake tangan kan ga mungkin dikasi kuah ya, jadi gw suapin pake tangan dan tanpa kuah. Hasilnya: cepat dan habis banyak! Soal gabisa diem, klo doi udah duduk lama n mulai bosen padahal baru makan sedikit, langsung gw sodorkan ipad dan setel film-film Disney. I know this is not an ideal thing to give your child ipad while eating, but i break all the rules while travelling. Yang penting damai dan anak gw makan banyak heheheh 😛

Lanjuttt yaaa…

 

Tanggal 2 Juli 2016

Kami breakfast di rumah (sisa takeaway semalam dari Superbowl), lalu pergi makan siang ke Sydney Fish Market. Sebenernya dulu pas gw di Sydney, gw cuma pernah sekali ke tempat ini, dan kesannya waktu itu biasa aja. Tapi adek gw suka dan pengen kesini, jadi kita ngikut. Kita makan seafood banyak banget, ikannya seger-seger, adek gw makan oyster mentah, gw cuma sebatas sashimi, oyster mentah masih aga jijik hehehe.

ada yang lagi ngelamar cewenya, tulisan lengkapnya: “Marry Me Vivi”

Pas disana tiba-tiba semua orang mendongak ke atas, karena di langit ada tulisan lamaran ke seorang cewek. Gw doakan semoga jangan sampe ditolak ya, soalnya sewa jet buat nulis di langit itu mahal banget bo 😛 This is something you rarely see in Indo (gatau kenapa), but quite often in Sydney. Gw ingat dulu banget gw n temen2 yang masi umur 19 an, terpesona lihat tulisan “Marry me” ini di langit Sydney. Temen gw bilang kalo mau banget dilamar pake jet gitu, trus nanya ke gw, apa gw akan bilang yes kalo dilamar model begitu? Gw jawab: “yah kalo gw suka orangnya ya mau dilamar model apa aja pasti gw jawab iya lah, sebaliknya kalo gw ga suka ya mau dilamar seromantis apa aja juga bakal gw tolak.” huahuahahha bijak banget bukan gw?

makan ini itu banyak sekali: mulai udang bago raksasa, sashimi, oyster, fish n chips, kepiting, dll

full team, minta tolong difotoin bule yang lagi nongkrong disitu

Setelah itu kita pergi ke Sydney Wildlife Park di daerah Darling Harbor. Selain lihat binatang macem-macem, tentu highlight nya adalah lihat kangguru dan koala! Lihat langsung tanpa pembatas kaca 😀 Wesley suka banget sama kanggurunya, anak ini emang penyayang binatang. Sebaliknya James, mala asyik sendiri bermain pasir wkwkwk.

wesley suka banget elus-elus kangguru

Setelah puas di Wildlife Park dan sempet nyemil macem-macem di kantinnya, kita lanjut jalan di sekitar Darling Harbor sebentar, kemudian menuju restaurant Assamm by Chat Thai di QVB. Gw baru pertama kali ini makan disana. Kita makan besar, makanannya enak-enak semua! Top recommended pokoknya! 😀

nice thai food at Assamm by Chat Thai

Tanggal 3 Juli 2016

Hari ini kita ke Bondi Beach. Pertama nyampe kita mampir lunch dulu di restoran seafood yang jual Mars Bar. Kita pesen fish and chips dan Mars Bar goreng yang gw kangen-kangenin ituh. Hm bentuknya dan rasanya kok ga seenak dulu ya, pikir gw. Rupa-rupanya gw makan di restoran yang salah! Jadi 1 blok sebelumnya di posisi rumah nomer 2 (sama banget posisinya cuma beda 1 blok), itu juga restoran seafood yang jual Mars Bar. Bentuknya mirip banget dari luar sampe gw salah mengenali. Ketauannya karena adek gw kok ga dateng-dateng ke resto gw, rupanya doski makan di restoran yang bener. Mars Bar nya besarrr beda ama punya gw hehhee.

Fish anc chips yang seger dan crispy

wesley makan nasi goreng dan ikan

mars bar nya kecil 😦 pantesan ternyata salah restoran



Abis itu kita main di beach, wesley dan james seneng banget maen pasir. Lari sana sini, sama sekali ga liatin ortunya ada dimana -_-‘ Yah beginilah enaknya Australia ya, hiburan gratis buat anak banyak. Kalo kita duduk di pantai situ 5 jam mungkin anak-anak gw tetep betah-betah aja main pasir. Tapi karena gw masih mau ke Bondi Junction juga, jadi setelah 1 -2 jam, kita berentiin main pasirnya, trus kita ke Bondi Junction.

foto berdua, photobombed by wesley 😛

Bondi Mall sih besar ya, cuman gw ga gitu tertarik belanja, apalagi bajunya kan baju winter semua. Tapi gw kepincut sama sebuah toko retail make up MECCA MAXIMA. Gw nih kadang demen beli makeup ato skincare, tapi males pakenya wkwkkw. Tapi belakangan ini gw makin kepincut sama alat-alat lenongan entah kenapa dan Mecca Maxima ini bener-bener sorganya make up junkie.

packagingnya manis banget, jadi ga tega nyobek

Taraaaa!! bikin hati senang cuma liatin gini

Sekilas belanjaan gw di Mecca Maxima:

Kit lipstick ini gw iseng nyoba, sama sekali belom pernah tau sebelomnya, turns out bagusss gw suka!!
Stilla eyeliner dulu gw perna pake dikasi nyokap dan gw suka, udah abis jadi beli lagi.
Better Than Sex mascara – gw beli karena namanya begitu mengundang untuk dibeli, hahahaha dan review di brosurnya mecca maxima juga bagus.
Kit fake eyelashes – ini beli gegara besoknya kita mau family photoshoot, dan foto buat jejualan gw yang baru (ntar gw ceritanya abis post holiday selesai ya). Karena adek2 gw semua suka pake fake eyelashes sedangkan gw ga bawa dari Indo, jadi beli deh gw disana, demi hasil photoshoot yang keren wkwkwkkw 😛 sayangnya akhirnya cuma gw pake 1 hari itu doank.

Setelah puas keliling mall (sebenernya 1 jam terakhir gw misua anak2 cuma duduk-duduk ngafe saja, yang laen yang shopping), malamnya kita berencana untuk dinner di city. Tapi gw dikasi tau temen tiba-tiba kalo di Bondi situ ada Ryo Ramen. Wah itu restoran favorit gw jaman masih kerja di Sydney. Dulu gw kerja di North Sydney, Ryo Ramen ga jauh dari situ jadi gw sama kolega kadang lunch bareng disana. Nah rupanya sekarang dia buka cabang di daerah Bondi. Bahkan dulu gw dengar Ryo Ramen ada yang franchise di Kelapa Gading Jakarta, pernah gw samperin loh tapi sayang waktu itu masih jam 5 sore dan belom buka, lalu kami batal makan sana. Malam itu kami makan di Ryo Ramen, ternyata sekarang menurut gw rasanya kurang dibandingkan Marutama, Ikkousha, dan Ippudo 😛

Ryo ramen, menu no 1 yang dulu selalu gw pesan

 

Jaka Sembung pergi di hari raya, bersambung dulu yaaa…

 

 

 

 

 

My life lately…

Gw mau cerita update yang terjadi belakangan ini :

1. James disapih

Kalo dulu pas wesley gw dengan bangga cerita wesley disapih persis umur 2 tahun, yang James ini sebenernya uda disapih bulan lalu tapi gw masi blom cerita-cerita hahaha. Sebabnya ada 2: karena gw agak malu James disapihnya telat, di umur 2,5 taon (some people will judge me for this 😛 ) dan yang kedua, soalnya gw nyapihnya sangat bertahap dan nyante abis kali ini. Jadi nih ya proses nyapih James itu berjalan lambatttt banget dan maju mundur. Sampe gw ga yakin apa dia beneran udah sukses tersapih ato bakalan keinget lagi tiba-tiba.

Pertamanya sejak dia menjelang umur 2 taon uda gw bilang-bilangin: “kalo uda 2 taon berenti ya nyusunya, bobonya pelok guling aja”. Karena memang doi uda cuman nyusu sehari sekali yaitu pas mau tidur malem. Mundur beberapa bulan sebelomnya, dia cuman nyusu 2 kali: pas mau tidur siang ama tidur malem. Supaya nyapihnya sukses, gw coba siangnya ditidurkan sama susternya, otomatis dia jadi ga nyusu ama gw lagi pas tidur siang.

Nah yang tidur malem ini agak susah, karena kan doi tidurnya sekamar ama gw. Kadang 2 hari berhasil gw slimurkan supaya dia lupa nyusu, tapi hari ketiga doi merengek-rengek dan gw menyerah. Kadang uda berhasil 5 hari ga nyusu, tapi entah karena sakit ato apa, doi merengek dan gw menyerah. Pokoknya gw gatau kapan bisa disebut berhasil proses nyapihnya. Oh ya kalo Wesley dulu disapih nangis-nangis rewel, kalo James lebih ke marah-marah n mukulin gw sambil ngamuk-ngamuk, hehehe lucu sih. Trus gw lupa persisnya kapan, akhirnya 5 hari lewat tanpa nyusu, seminggu lewat, 2 minggu lewat, dannn sebulan lewat sudah! Gw sekarang berani bilang kalo James sudah disapih 😀

Kalo dulu pas anak pertama gw nyapihnya sambil mellow-mellow. Gw orang yang sangat menikmati proses menyusui sampe ga pengen masa menyusui ini cepat berlalu hehehe. Tapi pas anak pertama gw lebih sering mellow dan kadang nangis kalo inget harus nyapih si bocah. Kalo yang nyapih kedua ini, gw ga terlalu mellow lagi, mungkin karena saking sibuknya gw ya, jadi gw lebih dibawa santai. Masih mau nyusu ya ayok, kalo lupa – yey hampir berhasil sapihnya!! Tapi pas doi lupa 2 harian gitu gw sendiri masih merasa kehilangan, antara rela gak rela. Makanya maju mundur mulu hehehe. Akhirnya doi berhasil lepas, dengan pelan-pelan, tapi gw juga berhasil merelakan dengan pelan-pelan 🙂

my not-so-little boy :')

my not-so-little boy :’)

di Mang Engking Ungaran

jidat lebarrr, kaya gw 😛

Hari Kartini April kemarin

Hari Kartini April kemarin

 

2. War Room

warroom

Gw dikasi nonton film ini pas acara gereja khusus jemaat wanita sebulan sekali. Filmnya ini bagus banget lho, memang film Kristen tapi mirip film drama, yang you can totally relate happened in real life. Ceritanya suami istri yang kehidupan pernikahannya gonjang-ganjing bertengkar mulu, gara-garanya salah satunya masalah duit. Si istri berusaha bantu hidup adiknya (yang sudah menikah tapi suaminya pengangguran) dengan mentransfer duit, si suami marah-marah karena merasa itu duitnya dan si istri ga berhak transfer-transfer tanpa minta ijin suami. Istri marah karena merasa itu duit tabungan bersama, suami marah dan bilang kalo penghasilan dia tuh 4x lebih besar daripada si cewe, jadi itu lebih ke duitnya si cowo. Akibat mereka sering bertengkar mulu, anak cewe mereka merasa ga diperhatikan dan ga dipedulikan. Si suami juga males pulang ke rumah, soalnya di rumah tengkar mulu ama istrinya. Eh trus dia ketemu cewe cantik di tempat kerja, mulailah doi berpikir untuk selingkuh….. Cerita selanjutnya nonton sendiri aja ya, no spoilerrr 😀

3. Bazaar Market and Beyond

Yeyy, belakangan ini mulai masuk bazaar-bazaar di Semarang. Kalo Jakarta kan udah sering ya. Kali ini ada bazaar namanya Market and Beyond 27-29 Mei kemarin. Gw sempet datang 2x kesana, vendor makanannya mantab-mantab, bikin gw gendut kalo kesini mulu. Trus temen-temen gw juga beberapa buka stand disana. Namanya semarang kota kecil ya, tiap jalan berapa langkah di bazaar selalu ketemu kenalan dan say hi berenti dulu wkwkwk.

Hasil berburu gw disana apa donk?

tempat telor dari @shabbychicindonesia dan bros cantik dari @lejardinaccessories

Gw tuh emang lagi cari-cari tempat kuas-kuas dan peralatan gambar gw. Gw dah liat-liat di TGA, Ace Hardware, Informa tapi ga nemu yang gw mau. Gw pengennya yang dari kayu, buat meja belajar gw alias spot kerja gw yang baru. EHhh pas banget liat tempat telor ini di @shabbychicindonesia, gw pikir ini cocok banget buat tempat kuas, spidol, dan macem-macem alat gambar tulis gw.

banana clip cantik dari @handmadepita

banana clip cantik dari @handmadepita

tadinya uda skeptis rambut gw banyak banget ga mungkin muat, ternyata muat lohh! makanya gw beli

Di bazaar market and beyond kemarin ini, booth Handmade Pita gw liat palinggg lariss. Udah barangnya lucu-lucu, bisa buat anak bisa buat mamanya, eh duo penjualnya ini pinter banget jualan 😛 (2 temen gw). Gw agak feel quilty ajak mertua gw kesini, doi belanja sekeranjang penuh di booth handmade pita (maklum cucu cewe nya ada 5, cucu cowo cuma 2 dari gw) hihihi.

Nah tanggal 10-12 Juni ini juga ada Absolute Bazaar di Patra Jasa Semarang. Tadinya mau pergi hari ini, apa daya ga jadi karena diajak makan siang ama mertua laki yang baru dateng dari Jakarta (sungkan nolak) dan pas giliran mau kesana katanya ramenya pol-pol an. Besok mau kesana, muga-muga gw gak terlalu kalap yaaa (sebenernya pengen kalap kalo bayarnya pake daun hahahha). Kalo bazaar gini, mami-mami seumuran gw semangat 45, mungkin sudah nature nya kita suka ‘berburu’ barang, apalagi denger kata ‘special promo bazaar only’. Whoooshhh semoga besok gw sukses kesananya hihihi 😀